Tangkas Mu - Apple selalu membual bahwa toko aplikasinya adalah yang paling aman. Namun, aplikasi palsu dengan kedok aplikasi perdagangan cryptocurrency Trezor menyelinap ke App Store.
Banyak yang mengira aplikasi ini milik Trezor, sebuah perusahaan yang berspesialisasi dalam membuat dompet mata uang kripto. Padahal ternyata ini adalah aplikasi palsu yang pengembangnya masuki App Store dengan cara curang.
Karena aplikasi palsu ini, seorang pengguna bernama Phillipe Christodoulou kehilangan 17,1 bitcoin dengan nilai tukar sekitar USD 600 ribu. Bitcoin baru saja dicuri.
Christodoulou bukan satu-satunya korban pencurian Bitcoin. Pasalnya ada sekitar 4 orang yang kehilangan cryptocurrency Bitcoin-nya dengan total kerugian USD 1,6 juta atau setara dengan Rp. 23,2 miliar.
Para korban juga menyalahkan kerugian mereka pada Apple, yang memungkinkan hadirnya perangkat lunak palsu di App Store.
Apple mengatakan bahwa pengembang aplikasi palsu berhasil memasuki toko aplikasi melalui teknik umpan-dan-saklar.
Mengutip Gizchina, Senin (5/4/2021), rupanya developer mengelabui sistem keamanan App Store dengan menghadirkan aplikasi yang aman untuk penyimpanan data yang aman untuk verifikasi.
Gara-gara Pengembang Nakal
Setelah diberi izin untuk menempatkan aplikasi di App Store, pengembang nakal ini mengubah aplikasi tersebut menjadi dompet mata uang kripto.
Sayangnya, perubahan tersebut tidak terdeteksi dan membuat perangkat lunak palsu berhasil memanfaatkan hasil dari menipu pengguna.
Insiden ini mendorong audit App Store yang mengakibatkan penghapusan beberapa aplikasi di App Store. Sayangnya Apple tidak mengumumkan jenis aplikasi apa dan berapa banyak Apple yang menghapusnya.
"Kepercayaan pengguna adalah dasar kami menciptakan App Store dan kami telah memperdalam komitmen ini selama bertahun-tahun," kata juru bicara Apple, Fred Sainz.
Situs Bolatangkas Online | Bandar Tangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Tangkasmu


0 Komentar