Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin saat diperkenalkan Presiden RI, Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10/2019). Joko Widodo melantik 12 orang wakil menteri Kabinet Indonesia Maju.(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengakui vaksinasi COVID-19 sejak Januari hingga Februari berjalan lambat dengan target 10 ribu hingga 100 ribu orang. Ini terjadi karena vaksin yang tersedia hanya 3 juta dosis.
"Sebanyak 130 dari 195 negara bahkan belum melakukan vaksinasi per 6 Maret, hanya 65 yang sudah termasuk. Indonesia," kata Menkes Budi melalui pesan singkat, Minggu (7/3/2021).
500 ribu orang per hari akan divaksinasi mulai Maret hingga April
Menteri Kesehatan Budi mengatakan akan meningkatkan target vaksinasi COVID-19 seiring dengan penambahan vaksin.
Dijelaskannya, sejak Maret hingga April 2021 tersedia 30 juta dosis vaksin. Jadi ditargetkan memvaksinasi 100 ribu hingga 500 ribu per hari.
Kemudian pada Mei hingga Juni akan ada 50 juta dosis vaksin dengan target vaksinasi 500 ribu hingga 1 juta orang per hari.
Kemudian, mulai Juli hingga Desember, ada 1 juta hingga 1,5 juta per hari yang akan divaksinasi COVID-19 dengan kesediaan total vaksin 260 juta dosis.
Kementerian Kesehatan akan menyediakan 40 ribu vaksinasi
Untuk mencapai target peningkatan vaksinasi hingga akhir tahun, Budi menegaskan fasilitas dan vaksinasi harus mencukupi untuk dapat memvaksinasi 1 juta hingga 1,5 juta per hari. Dengan menyediakan sebanyak 40.000 pemberi vaksinasi, 13 ribu klinik dan klinik umum, fasilitas, dan kerjasama.
“Berharap pengiriman (vaksin) tepat waktu,” harapnya.
Satu juta orang per hari divaksinasi dari bulan Juni sampai Juli
Sebelumnya diberitakan, Menkes Budi mengatakan, pihaknya akan melakukan vaksinasi 1 juta hingga 2 juta orang per hari mulai Juni 2021. Target tersebut ditetapkan sesuai target pengadaan vaksin di dalam negeri.
“Saya minta di Maret-April 500 ribu orang divaksin, Juni-Juli baru satu juta orang, karena ketersediaan vaksinnya di Juni-Juli baru bisa 25 juta sebulan. Sejuta sehari kan 30 juta sebulan, sebelumnya kita ngak punya vaksinasi sebanyak itu,” ujarnya saat meresmikan service center drive thru di Kemayoran yang dipantau secara virtual, Rabu (3/3/2021).
Presiden Jokowi menargetkan vaksinasi COVID-19 selesai dalam 1 tahun
Rencana tersebut sejalan dengan target yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo "Jokowi" untuk menyelesaikan vaksinasi COVID-19 dalam 12 bulan. Dia menjelaskan, pada semester I target vaksinasi baru bisa mencapai 25 persen atau 45 juta orang.
“Permasalahanya adalah ketersediaan vaksin, karena sampai bulan Juni baru sekitar 90 juta vaksin yang kita datangkan, artinya ada 90 juta dosis vaksin atau 45 juta vaksinasi sampai bulan Juni,” tambahnya.
Situs Bolatangkas Online | Bandar Tangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Tangkasmu


0 Komentar