Selamat datang di www.tangkasmu.com


5 Fase Jatuh Bangun Kehidupan, Kamu Sudah Fase Mana?

 

Ilustrasi, sumber foto: Shutterstock.com/g/lewistse


Tangkas Mu - Sebuah kehidupan tidak pernah bisa diprediksi dengan pasti, ya. Mungkin hari ini kita menyukai sesuatu tapi keesokan harinya ada alasan yang menimbulkan keraguan bahkan auto tidak menyukainya lagi.


Begitu juga terkadang kita terlalu membenci sesuatu, tapi ternyata itu adalah takdir kita. Nah, itulah yang disebut dengan perjalanan hidup lho. Penasaran dengan tahapan naik turunnya kehidupan? Yuk langsung saja simak penjelasannya di bawah ini!


1. Fase semangat membara


Saat kamu memulai hal baru yang sudah kamu targetkan rasanya seru banget ya. Bahkan hal baru yang sudah kamu rencanakan sebelumnya, niscaya semangat kamu akan membara saat kamu mulai menjalaninya.


Dalam fase gembira ini awal dari sebuah pilihan hidup, di sini. Yang mana dengan semangat membara mampu membuat segala sesuatunya 'baik-baik saja' tanpa ada masalah dalam pikiran kamu.


2. Fase terkunci keadaan


Masuk ke dalam fase terkunci oleh keadaan, di mana kamu harus menanggung situasi dan kondisi yang tidak kamu sukai. Mungkin dari awal kamu tidak menyukai sesuatu, tapi entah kenapa kamu berusaha menjalaninya sampai sekarang kamu benar-benar tidak bisa lagi tapi terkurung oleh keadaan.


Bisa jadi pada awalnya kamu menyukai sesuatu dalam hidup kamu, namun saat kamu menjalankannya, kenyataannya tidak seindah ekspektasi kamu. Begitu banyak masalah yang muncul satu persatu hingga akhirnya kamu terkurung oleh pilihan kamu sendiri, ya. Lalu dimanakah letak semangat membara seperti fase pertama? Jawabannya, semangat itu sudah kadaluarsa dan menghilang begitu saja.


3. Fase berhenti dan merenung


Karena kamu sangat lemah untuk sesuatu yang kamu jalani dalam hidup kamu, kamu akhirnya memutuskan untuk berhenti. Berhenti sebentar atau selamanya.


Sementara itu, kamu akan menghabiskan waktu luang kamu dengan merenungkan apa yang telah terjadi dan apa yang akan terjadi di masa depan. Pada fase ini kamu mencoba mengevaluasi hidup kamu. Tidak hanya itu, kamu juga mulai membuat rencana baru untuk hidup kamu agar tidak mandek seperti saat ini.


4. Fase menemukan resolusi baru


Kali ini rencana baru sudah tersusun rapi dalam resolusi hidup baru, nih. Kamu mulai mencoba hal-hal baru dan menarik. Mulai dari hal yang berhubungan dengan passion, sekedar minat, bahkan hal yang kamu benci.


Kemudian setelah merasa nyaman dengan sesuatu yang baru, kamu akan membentuknya menjadi sesuatu yang lebih dewasa. Dalam hal ini matang bisa dalam bentuk peningkatan kepuasan yang berarti finansial, nih.


5. Fase kompromi


Fase terakhir adalah fase kompromi untuk membandingkan mana yang benar-benar harus dianggap sebagai takdir hidup kamu. Mungkin kamu tertarik dengan sesuatu yang baru dan tidak menyukai aktivitas lama kamu. Namun kenyataannya tidak bisa memilih hal baru yang disukai, mungkin bisa karena faktor finansial yang kurang mendukung, nih.


Atau untuk sesuatu, kamu harus melalui hal-hal lama yang tidak kamu sukai jika ingin mendapatkan hal-hal baru yang menyenangkan. Berbagai alasan lainnya akan selalu datang sebagai bentuk tanggung jawab atas keputusan kamu tentang hal-hal baru yang kamu pilih dan disinilah kamu harus kompromi dengan keadaan, ya.


Dengan memahami segala yang kita inginkan, akan lebih mudah saat menjalaninya, disini. Namun, hidup bukan hanya tentang apa yang kita inginkan tetapi juga tentang tuntutan tanggung jawab atau kewajiban. Jadi, usahakan untuk mengambil keputusan dengan menyeimbangkan antara apa yang kamu suka dengan kondisi apa yang mendukung, ya!

Situs Bolatangkas Online | Bandar Tangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Tangkasmu



Posting Komentar

0 Komentar

Aljazair Bakal Tutup Wilayah Udara untuk Semua Pesawat dari Maroko