Ilustrasi, sumber foto: Istimewa
Tangkas Mu - Sakit kepala menjadi salah satu masalah kesehatan yang pernah terjadi pada setiap orang. Namun, lokasi sakit kepala yang dialami cenderung berbeda. Ada beberapa titik lokasi yang sering terasa nyeri ketika terserang sakit kepala, seperti pada bagian belakang kepala atau disebut juga sakit kepala belakang.
Ada banyak hal yang bisa jadi penyebab sakit kepala belakang. Ingin tahu apa saja penyebabnya? Yuk, simak pembahasannya!
Berbagai Penyebab Sakit Kepala Belakang
Sakit kepala belakang bisa terjadi dalam kondisi ringan atau parah. Apabila kondisinya ringan, sakit kepala dapat mereda dengan sendirinya. Namun, untuk kondisi yang lebih parah, sakit kepala biasanya tidak kunjung hilang dan diikuti dengan gejala-gejala lain.
Jika sakit kepala yang kamu alami tidak kunjung mereda dan bahan diikuti dengan gejala lain yang mengganggu aktivitas, segera periksakan ke dokter untuk mencari tahu penyebabnya.
Secara umum, berikut ini sejumlah penyebab sakit kepala belakang yang perlu diketahui, yaitu:
1.Sakit Kepala Exertional
Jenis sakit kepala ini muncul karena dipicu oleh aktivitas fisik yang beragam. Rasa nyerinya semakin bertambah parah bila jenis kegiatan yang dilakukan cukup berat, seperti berlari, berhubungan intim, batuk, ataupun mengejan saat buang air besar.
Rasa nyeri umumnya terjadi di bagian belakang kepala, tepatnya di belakang mata atau di seluruh bagian kepala. Kondisi ini biasanya hanya berlangsung sekitar 20 menit dan tidak menandakan penyakit serius..
Namun, sakit kepala exertional bisa menjadi pertanda adanya gangguan pembuluh darah di otak meski kecil kemungkinannya. Segera bicarakan dengan dokter kalau kamu sering sekali mengalami sakit kepala belakang dengan ciri seperti ini.
2.Sakit Kepala Tegang
Sakit kepala tegang juga bisa jadi penyebab sakit kepala belakang. Pemicunya bervariasi, yaitu kurang tidur, stres, tegang, atau rasa lapar. Rasa nyeri yang ditimbulkan sakit kepala tegang umumnya tidak terlalu berat sehingga tidak akan mengganggu aktivitas.
Gejala berupa rasa tegang atau tekanan di bagian dahi atau bagian belakang kepala dan leher selama sekitar 30 menit sampai beberapa hari. Meski tidak menghambat aktivitas, tetapi sakit kepala tegang dapat menyebabkan sakit kepala belakang yang mengganggu aktivitas.
Pasalnya, penyakit ini sering hilang timbul selama kurang lebih 15 hari per bulan. Jika kondisinya sudah kronis, sakit kepala tegang bisa menyerang lebih dari 15 hari per bulan.
3. Sakit Kepala Harian Kronis
Seperti namanya, sakit kepala harian kronis terjadi setiap hari selama tiga bulan dan lebih sering terjadi pada wanita. Pernah mengalami cedera pada leher atau kelelahan dapat memicu sakit kepala jenis ini.
Ketika kambuh, kamu akan merasakan ketidaknyamanan di bagian leher dan belakang kepala akibat otot leher yang tegang. Fisioterapi adalah metode pengobatan yang direkomendasikan untuk orang dengan sakit kepala harian kronis.
4. Migrain Basilar
Sementara migrain umumnya hanya terjadi pada satu sisi kepala, migrain basilar akan menyebabkan rasa sakit di bagian belakang kepala. Menurut American Migraine Foundation, pada tahap awal, migrain basilar menyebabkan gejala, seperti penglihatan kabur, kebutaan sementara, pusing, telinga berdenging, dan kesulitan berbicara atau mendengar.
Meski gejalanya cukup mengganggu, namun penyebab sakit kepala bagian belakang umumnya tidak membuat penderitanya lemas. Namun, migrain basilar tidak boleh dianggap remeh karena pada kasus tertentu, penyakit ini dikaitkan dengan stroke.
5. Neuralgia Oksipital
Neuralgia oksipital juga merupakan salah satu penyebab sakit kepala punggung. Sakit kepala ini bisa terjadi ketika saraf oksipital yang berada di sekitar sumsum tulang belakang dari pangkal leher hingga kepala terganggu.
Mengalami cedera, peradangan, atau saraf terjepit dapat menyebabkan saraf oksipital tertekan atau teriritasi sehingga mengakibatkan neuralgia oksipital.
Sakit kepala ini sering disalahartikan sebagai migrain karena gejalanya memang mirip. Namun, rasa sakit saat neuralgia oksipital terjadi akan menimbulkan sensasi, seperti sengatan listrik yang tajam dan menusuk ke kepala dan leher.
6. Postur yang Buruk
Postur tubuh yang buruk juga bisa menjadi penyebab sakit kepala punggung. Misalnya, karena kamu sering membungkuk saat beraktivitas sehari-hari, dapat menyebabkan ketegangan di area punggung dan leher, sehingga menyebabkan sakit kepala punggung.
7. Sakit Kepala Cluster
Penyebab lain sakit punggung adalah sakit kepala cluster. Pada kondisi ini, masalah terjadi pada tulang belakang di area leher sehingga menyebabkan sakit kepala bagian belakang, terutama saat berbaring.

0 Komentar